This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 31 Juli 2012

Asyik Naik Rollercoaster, Bocah AS Dihantam Burung Hingga Terluka

Kingda Ka rollercoaster di AS (news.com.au)
New Jersey, Kejadian tak terduga menimpa seorang bocah laki-laki yang tengah asyik menaiki wahana rollercoaster di sebuah taman hiburan di Amerika Serikat (AS). Wajah bocah berusia 12 tahun ini ditabrak oleh seekor burung hingga terluka.

Saat insiden terjadi, bocah bernama Shane Matus ini sedang asik menaiki wahana bernama Kingda Ka di taman hiburan Six Flags, Jackson Township, New Jersey, AS. Ketika tengah melaju kencang di atas rollercoaster, tiba-tiba seekor burung merpati menghantam wajah Shane dengan sangat keras.

"Ketika ada yang menghantam wajahku, rasanya seperti ada orang yang melempar bola atau sesuatu kepadaku. Ketika aku mulai menyemburkan bulu dari mulutku, rasanya, itu seperti seekor burung," ujar Shane seperti dilansir oleh news.com.au, Senin (30/7/2012).

Saat itu Shane tengah menaiki rollercoaster tertinggi ketiga di dunia, yang memiliki ketinggian 139 meter dan mampu mencapai kecepatan hingga 206 km per jam tersebut. Usai menaiki wahana ini, Shane tersadar bahwa wajahnya dipenuhi luka dan juga darah yang berasal dari si burung. Shane pun dibawa ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan atas luka memar dan goresan yang dideritanya.

"Mereka bilang burungnya meledak. Rasanya sangat sakit, sekitar 3 detik. Orang-orang di belakangku juga terkena bulu dan cipratan darah," terang Shane.

Meski mengalami luka-luka, namun Shane menyebut dirinya masih beruntung. Menurutnya, si burung akan tepat menabrak matanya jika dia tidak memalingkan wajahnya ke samping akibat suara alarm mobil yang tiba-tiba berbunyi, sesaat sebelum insiden terjadi.

Juru bicara Six Flags menyebut insiden yang menimpa Shane ini tergolong aneh dan baru pertama kali terjadi di wahana tersebut. Namun demikian, insiden semacam ini pernah terjadi di taman hiburan lainnya di AS. Pada tahun 1999 lalu, wajah seorang pria bernama Fabio dipenuhi darah usai menaiki rollercoaster bernama Apollo's Chariot di taman hiburan Busch Gardens di Williamsburg, Virginia, AS. Saat itu, wajah Fabio dihantam oleh seekor burung ketika asyik menaiki rollercoaster.

Terdakwa Kasus Narkoba Mendadak Meninggal Saat Disidang di Malaysia

Ilustrasi
Kuala Lumpur, Peristiwa tragis terjadi di ruang sidang pengadilan. Ketika tengah menjalani persidangan kasusnya, seorang terdakwa kasus narkoba di Malaysia tiba-tiba jatuh pingsan. Namun beberapa saat kemudian, pria berusia 28 tahun ini dinyatakan meninggal dunia di dalam ruang sidang.

Insiden ini terjadi di Pengadilan Malaka, Malaysia pada Senin (30/7) waktu setempat. Saat itu, terdakwa bernama Fazlie Khamis ini tengah mendengarkan pembacaan dakwaan yang dijeratkan kepadanya. Fazlie dijerat pidana atas kepemilikan heroin seberat 2,5 gram.

Ketika tiba di pengadilan, Fazlie sebenarnya sudah terlihat lemah dan terlihat ada busa di mulutnya. Saat Fazlie tidak bereaksi sama sekali, dakwaan pun dibacakan kembali untuk kedua kalinya. Saat itulah tiba-tiba Fazlie terjatuh ke lantai dan tak sadarkan diri.

Seorang petugas medis yang ada di lokasi langsung memeriksa kondisi Fazlie. Namun sayang, Fazlie dinyatakan telah meninggal dunia. Demikian seperti dilansir oleh New Straits Times, Selasa (31/7/2012).

Ibunda Fazlie yang bernama Sapiah, yang juga hadir di pengadilan mengaku shock mengetahui apa yang terjadi pada putranya. "Saya memasuki ruang sidang dan saya kaget saat melihat Fazlie tergeletak di lantai, saya cepat memeluknya di pangkuan saya, tapi ternyata dia dinyatakan sudah meninggal," tutur Sapiah.

Pihak kepolisian yang bertanggung jawab atas penahanan Fazlie menyatakan, insiden ini dipastikan merupakan kematian mendadak sehingga tidak akan dilakukan autopsi terhadap jasadnya. Kepala Kepolisian Malaka Tengah ACP Salehudin Abd Rahman menuturkan, jasad Fazlie telah dibawa ke rumah sakit Malaka untuk kemudian dimakamkan.

Walah! Pencuri di Zimbabwe Minta Divonis Penjara Seumur Hidup

Ilustrasi
Harare, Tidak biasanya seorang pelaku kejahatan betah berlama-lama di dalam penjara. Namun seorang terdakwa kasus pencurian di Zimbabwe memohon agar dirinya dihukum penjara seumur hidup. Menurut pria berusia 22 tahun ini, hidup di dalam penjara lebih baik daripada hidup di masyarakat.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh seorang terdakwa kasus pencurian bernama Lovemore Manyika yang telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Dalam pembelaannya, Manyika memohon agar hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup untuknya.

"Hidup di dalam penjara lebih baik daripada hidup di jalanan. Bolehkah saya menjalani hidup di dalam penjara," ujar Manyika dalam pembelaannya yang dibacakan oleh jaksa penuntut, seperti dilansir oleh AFP, Selasa (31/7/2012).

Namun sayangnya, pengadilan tidak mengabulkan permohonan Manyika. Pengadilan hanya menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara. Manyika dinyatakan bersalah telah menerobos masuk ke sebuah apartemen melalui jendela toilet dan kemudian mencuri sejumlah barang elektronik di dalamnya, termasuk 2 buah iPhone dan uang tunai sebesar US$ 1.800 (Rp 17 juta).

Pengadilan juga memutuskan untuk mengurangi masa hukuman Manyika selama 6 bulan karena dia mengembalikan uang tunai yang diambilnya.

Diketahui bahwah sejumlah penjara di Zimbabwe seringkali dikecam oleh para aktivis HAM karena menempatkan narapidana melebihi kapasitas. Para aktivis menyebut otoritas Zimbabwe tidak menyediakan tempat yang manusiawi dan layak. Para narapidana sering kali saling menulari penyakit satu sama lain. Selain itu, para aktivis juga mengkritik minimnya persediaan makanan bagi para narapidana.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com